PP. Al Haramain Duwa' Pote

Pondok Pesantren Al Haramain Duwa’ Pote, atau yang lebih dikenal dengan sebutan pondok Duwa’ Pote merupakan salah satu pesantren tertua di kabupaten Sampang, Madura. Pesantren ini didirikan pada tahun 1942, berawal dari tanah dan beberapa bangunan pemberian Alm. KH. Asnawi. Adapun yang bertindak sebagai pengasuh pesantren pertama adalah Alm. KH. Damanhuri yang tidak lain adalah menantu dari Kyai Asnawi sendiri. Selama hidupnya, Kyai Damanhuri dikenal sebagai kyai sepuh di Madura yang zuhud dan sangat istiqomah. Setelah KH. Damanhuri wafat pada tahun 1967, tongkat estafet kepemimpinan Duwa’ Pote dilanjutkan oleh menantu beliau yaitu Alm. KH. Hasan Iraqie Abdurrasyid. Pada masa Kyai Iraqie ini, yaitu pada tahun 1975, turut diresmikan pula pesantren Al-Haramain putri yang hingga saat ini pembinaannya ditangani langsung oleh Nyai Hj. Mawaddah Damanhuri, istri beliau.
KH. Hasan Iraqie sebagai representasi dari generasi kedua Duwa’ Pote adalah sosok Ulama yang alim, wara’, dan sangat berwibawa. Beliau menghabiskan masa mudanya di Mekkah untuk menuntut ilmu dan berguru kepada para Masyayikh dan Habaib tanah suci serta mengambil sanad keilmuan dari mereka. Beberapa guru Kyai Iraqie antara lain Syaikh Hasan Yamani, Syaikh Hasan Massad, Syaikh Abdullah Al-Lahji, Sayyid Amin Al-Kutbi, Sayyid Alawi Al-Maliki (ayahanda dari Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki), dan Syaikh Ismail Usman al-Zain. Di mata para ulama Mekkah kala itu, beliau dikenal sebagai pribadi yang sangat tawadhu’ dan taat terhadap guru. Sekembalinya dari Mekkah, Kyai Iraqie menghabiskan waktunya untuk mengajar dan mengurus para santri sampai beliau meninggal dunia pada 1997. Sepeninggal beliau, kepengasuhan pesantren Duwa’ Pote digantikan oleh kedua putra kembarnya yang juga alumni Mekkah sekaligus pernah tercatat sebagai salah satu lulusan terbaik Madrasah Shaulatiyah, yaitu KH. Izzat Makki dan KH. Midhat Madani sampai dengan saat ini.
Penamaan “Duwa’ Pote” sendiri sebenarnya tidaklah diambil dari nama desa atau kampung dimana pondok ini berada sebagaimana lazimnya nama yang disematkan terhadap pesantren-pesantren lain di Indonesia. Namun ia merujuk pada salah satu jenis pohon yang biasa tumbuh di pekarangan pesantren ini, yaitu pohon Duwa’. Diantara keunikan dari pohon duwa’ tersebut terletak pada warna buahnya yang putih (pote) dan rasanya yang manis ketika telah masak. Fenomena ini berbeda jauh dengan karakteristik buah duwa’ lain yang biasa ditemukan di Madura pada umumnya yang memiliki warna hitam gelap dengan rasa buah yang agak masam. Dari sinilah kemudian istilah Duwa’ Pote menjadi identik dengan pesantren ini.
Adapun nama “Al Haramain” mulai diperkenalkan sebagai nama resmi pesantren sejak periode kepemimpinan Alm. KH. Hasan Iraqie. Menurut Kyai Izzat, dipilihnya nama Al Haramain yang bemakna dua kota suci ini oleh Almarhum sebenarnya tidak lain adalah karena merujuk pada nama kedua putra beliau sendiri yang sama-sama menggunakan nama Mekkah dan Madinah sebagai nama belakangnya, yaitu KH. Izzat Makki dan KH. Midhat Madani. Hal ini nampaknya menjadi sebuah isyarat dari Kyai Iraqie bahwa kelak setelah wafatnya beliau, kedua putranya tersebut yang akan mengemban amanah untuk melanjutkan perjuangan dalam membesarkan pesantren Duwa’ Pote.

#

Visi
Sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, tempat ibadah Thalab al-‘Ilmi, dan menjadi sumber pengetahuan keislaman, bahasa Arab, dan al-Qur’an.

MISI

  • Menyiapkan kader-kader muda Muslim yang menguasai ilmu pengetahuan agama Islam yang luas dan mendalam serta memiliki ketersambungan sanad dengan para ulama dan masyayikh di Tanah Suci.
  • Menyiapkan kader-kader Muslim yang memiliki wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi yang luas dengan tetap dilandasi oleh nilai-nilai keislaman dan kepondokpesantrenan.
  • Membentuk pribadi-pribadi Muslim yang berakhlak mulia dan bermanfaat luas terhadap kehidupan masyarakat.
  • Mewujudkan pon-pes Al Haramain Duwa’ Pote menjadi pondok pesantren yang unggul dan kerkwalitas serta menjadi rujukan bagi masyarakat.
  • Mewujudkan warga negara yang berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.


MOTO PP AL-HARAMAIN???
(Slogan, Kata-kata, Ciri PP)
2020 Disained by PP Al-Haramain Sampang. All rights reserved.